Jumat, 15 Juni 2018

Cara Mengatasi Komputer Yang Lambat


# Mengapa Komputer Kamu Menjadi Lambat

Salah satu penyebab performa komputer menjadi lambat adanya kurangnya kapasitas RAM yang tersedia, sehingga menyebabkan file temporer yang dibuat sistem harus disimpan pada hard disk. Penyebab lainnya adalah komputer sedang terinfeksi virus atau tidak mempunyai ruang penyimpanan hard disk yang cukup. Alasan terakhir adalah fitur Direct Memory Access yang dinonaktifkan, sehingga dapat menyebabkan performa komputer menjadi lebih lambat dibanding biasanya.

# Apa yang Perlu Dilakukan Saat Performa Komputer Kamu Lambat

Kamu dapat menghapus file temporer, mendefragmentasi hard disk, dan memperbarui sistem operasi untuk meningkatkan kecepatan komputer Kamu.

Kamu juga dapat mencoba memindai virus di komputer yang mungkin menghambat kinerja komputer Kamu.

Selain itu, Kamu juga dapat menambah kapasitas RAM pada perangkat komputer Kamu.

# Mengetahui Berapa Kapasitas RAM yang Dibutuhkan Komputer Kamu

RAM atau Random Access Memory adalah komponen yang digunakan untuk menyimpan data temproer di komputer Kamu. Komponen memori ini digunakan saat ada tugas-tugas yang dieksekusi oleh beberapa program yang berbeda. Kamu akan membutuhkan banyak RAM untuk mengeksekusi berbagai pekerjaan yang dilakukan program dalam komputer Kamu. Jika komputer tidak memiliki kapasitas RAM yang cukup, hal ini akan memperlambat kinerja komputer saat pertama kali dinyalakan dan saat membuka program tertentu.

Hardware atau perangkat keras pada komputer memiliki posisi yang sama dengan software, karena keduanya dapat memperlambat kinerja komputer. Perangkat lunak pada komputer biasanya membutuhkan spesifikasi RAM tersendiri agar dapat dioperasikan. Jika komputer beroperasi dalam kecepatan normal sebelum Kamu menginstal program tertentu, kemudian berubah menjadi lambat setelah ada program baru yang ditambahkan, maka Kamu perlu menambah ukuran RAM untuk komputer Kamu. Selain itu, jika komputer Kamu menjadi lebih lambat saat memproses file berukuran besar, atau tidak dapat dioperasikan, Kamu juga perlu menambah RAM tambahan agar komputer dapat kembali normal.

# Temporary File Tersimpan pada Hard Disk Kamu

Beberapa program atau pekerjaan mungkin akan membutuhkan sistem operasi komputer Kamu bekerja selama beberapa hari. Hal ini akan mengakibatkan adanya temporary file atau file sementara tersimpan pada hard disk dan menyebabkan kinerja komputer menjadi lambat.


Jika demikian, Kamu perlu membersihkan temporary file, termasuk riwayat penjelajahan internet dan cookies yang tersimpan, sehingga ada lebih banyak ruang kosong yang tersedia pada komputer Kamu.

# Cara Menghapus Temporary File

Buka My Computer, dan pilih drive lokal Kamu. (Biasanya pada direktori :\C.) Pilih folder Windows, dan masuk pada folder bernama Temp.

Klik kanan pada folder (bukan pada konten), dan pada opsi View, pilih Details. Pilih semua file yang lebih yang usianya lebih dari satu hari, dan klik tombol Delete pada keyboard Kamu.

Saat Kamu selesai menghapus temporary file, nyalakan ulang komputer Kamu.

# Mengosongkan Recycle Bin Kamu

Setelah Kamu menyalakan ulang komputer, pergi ke Recycle Bin melalui shortcut di jendela Desktop, dan pilih Empty Recycle Bin.

# Menghapus Temporary Files Kamu

Kamu juga dapat menghapus berkas temporer internt yang tersimpan di sistem Kamu. Pergi ke menu Start, dan buka Control Panel. Pilih Internet Options, dan pada pilihan Temporary Internet Files, klik Delete Cookies > Delete Files.

# Menghapus Riwayat Internet Kamu

Kamu juga dapat menghapus riwayat penjelajahan Kamu dengan mengklik opsi Clear History.

Ketika selesai, klik Apply > OK.

# Komputer Kamu Telah Terinfeksi

Jika komputer Kamu telah terinfeksi dengan virus, malware, worm, atau Trojan, tentunya akan menyebabkan sistem komputer Kamu menjadi lambat.

# Tidak Ada Ruang Tersisa di Hard Disk

Menambahkan program-program yang berukuran sangat besar tentu akan memperlambat kinerja sistem komputer Kamu. Pengguna dengan hard disk berkapasistas 2 GB setidaknya perlu menyisakan 250 MB ruang kosong. Bagi mereka yang memiliki hard disk berkapasitas yang lebih besar, setidaknya perlu menyisakan ruang kosong pada hard disk sebesar 20% dari total kapasitasnya. Hal ini akan membuat komputer Kamu memiliki ruang yang cukup untuk menyimpan temporary files dan file swapping.

# Mendefragmentasi Hard Disk Kamu

Cara lain yang dapat mempercepat komputer Kamu adalah dengan mendefragmentasi hard disk, yang akan memperbaiki klaster yang hilang dan rusak agar dapat digunakan lagi oleh komputer.

Pergi ke menu Start, dan lihat semua program yang muncul. Pada opsi Accessories, pilih System Tools > Disk Defragmenter > Defragment.

# Direct Memory Access Kamu (DMA) Dimatikan

Direct Memory Access memungkinkan transmisi data antara hard drive dan CD drive Kamu tanpa membutuhkan mikro prosesor. Opsi ini tidak berlaku bagi para pengguna Windows XP.

Untuk mengaktifkannya secara manual, klik Start > Control Panel > System > Hardware > Device Manager.

Lihat semua opsi ATA/ATAPI dengan mengklik ikon + di bagian samping. Pilih Primary IDE Channel, dan pada jendela Primary IDE Properties, pilih tab Advanced Settings. Periksa apakah DMA pada Transfer Mode untuk Device 0 dan Device 1 telah diaktifkan. Klik OK untuk mengonfirmasi perubahan.

Klik Secondary IDE Channel, dan pada Secondary IDE Properties, pilih tab Advanced Settings. Periksa apakah DMA pada Transfer Mode untuk Device 0 dan Device 1 telah diaktifkan. Setelah selesai, klik OK untuk mengonfirmasi perubahan.

# Memperbarui Sistem Operasi Kamu

Dengan memiliki versi terbaru dari Windows bukan berarti akan meningkatkan performa sistem pada komputer Kamu. Meski demikian, hal ini perlu dilakukan untuk mengatasi celah keamanan dan bug yang mungkin muncul. Untuk penggunaan jangka panjang, sistem pada komputer Kamu akan lebih baik jika menggunakan sistem operasi versi terbaru.

# Mengompresi File yang Jarang Digunakan

File yang jarang Kamu gunakan mungkin dapat menghabiskan ruang penyimpanan pada komputer. Untuk file yang dibuat menggunakan sistem NFTS, Kamu dapat mengompresinya (melalui menu General di hard drive Kamu). Saat Kamu mengaktifkan opsi ini, file milik Akan dikompresi berdasarkan seberapa sering file tersebut digunakan.

# Membersihkan Debu dari Komputer Kamu

Kamu juga disarankan untuk membersihkan debu atau kotoran pada komponen utama komputer, setidaknya satu tahun sekali. Hal ini untuk menghindari masalah overheating atau panas berlebihan, terutama pada unit pendingin komputer Kamu.

Sebelum melakukannya, cabut semua kabel daya dan pastikan sambungan listrik telah dicabut. Tunggu sekitar 15 menit sebelum mulai membersihkan komputer, karena perubahan temperatur yang mendadak dapat merusak komponen utama komputer Kamu.

Saat membersikan perangkat, gunakan kaleng kompresor udara yang didesain khusus untuk membersihkan komputer. Selain itu, pastikan Kamu mengikuti petunjuk yang ada. Perlu dicatat bahwa tidak boleh ada cairan yang disemprot pada komputer Kamu. Selain itu, tidak disarankan menggunakan kuas untuk membersihkan komputer, karena dapat merusak komponen utama komputer.

Sumber: id.ccm.net

0 komentar:

Posting Komentar

◄ Posting Baru
 

Copyright © 2012. A&T - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz